June 28, 2015

Semalam

Sumber: Tumblr

Semalam,
selama dua jam penuh kita duduk berhadapan
di sebuah bangku di sudut kafe tempat kita biasa bertemu
ditemani dengan alunan musik milik Frank Sinatra
serta segelas espresso –milikmu, dan green tea –milikku.

June 27, 2015

Keheningan dalam Pertemuan Kita

Sumber: renbostelaar.tumblr.com

Sepanjang malam lalu,
kau dan aku duduk berhadapan,
sama-sama tak banyak mengucap kata,
lebih sering hanya melempar pandangan,
serta sesekali senyuman,
dengan diselingi beberapa kalimat percakapan ringan,
hanya demi memecah keheningan.

Selalu begitu.

Pertemuan kita memang kerap terlihat sendu,
padahal jelas-jelas kita sedang melepas rindu.

June 20, 2015

[Book Review] Negeri Para Bedebah


Pertarungan Para Bedebah

Sumber: goodreads

Judul : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit  : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2012
Jumlah halaman : 440 halaman
ISBN : 978-979-22-8552-9

“Baru beberapa hari lalu aku ceramah... tentang sistem keuangan dunia yang jahat dan merusak, tapi sekarang aku melarikan seorang tersangka kejahatan keuangan. Baru beberapa menit yang lalu aku masih terdaftar sebagai warga negara yang baik... tapi sekarang aku menjadi otak pelarian buronan besar.” – halaman 56.

Begitulah. Kehidupan Thomas berubah dratis hanya dalam waktu beberapa hari. Kehidupan yang tidak ia bayangkan sebelumnya. Thomas yang tadinya hanya sekedar konsultan keuangan profesional, dalam kurun waktu kurang dari dua hari berubah menjadi otak pelarian buronan kelas kakap. Sang buronan adalah pamannya sendiri –Om Liem si pemilik bank besar dan imperium bisnis raksasa, yang mana tersandung kasus kejahatan keuangan.

June 18, 2015

[Book Review] Meant to be


Antara Menyapa atau Tidak

Sumber: Diva Press

Judul : Meant to be
Penulis : Zee
Penerbit : PING!!!
Tahun Terbit : 2015
Jumah Halaman : 232 halaman
ISBN : 978-602-7695-95-5

“Haruskah aku menyapanya? Atau, aku harus tetap menjaga kewarasanku dan tetap duduk di sini? Kedua pilihan itu berkeliaran di pikiranku... Lalu, kilasan-kilasan bayangan dan kemungkinan mengalir di kepaaku, menyuguhkan hasil dari kedua pilihanku.” – halaman 9

Saya pikir beberapa penggalan kalimat tersebut sangat tepat untuk memberikan kalian bocoran akan bagaimana jalan cerita di dalamnya. Novel ini berkisah tentang seorang remaja laki-laki bernama Reo yang cukup introvert. Ia memiliki perawakan kecil, kurus, dengan rambut lurus tebal.

Cerita bermula dari saat Reo duduk di salah satu sudut kursi dalam sebuah kedai kopi. Di seberangnya duduklah seorang remaja perempuan dengan rambut yang juga lurus tebal. Usut punya usut, gadis tersebut bernama Vali.

[Book Review] Konstantinopel


Pembunuhan Berantai Anggota Konstantinopel

Sumber: goodreads

Judul : Konstantinopel
Penulis : Sugha
Penerbit : Diva Press
Terbit : April, 2015
Jumlah Halaman : 272 halaman
ISBN : 978-602-296-088-1

“... menutupi sebuah aib dengan kejahatan lainnya adalah suatu tindakan yang sangat biadab” – halaman 270.

Ya, novel ini bercerita tentang sebuah tindak kejahatan yang dilakukan oleh seseorang yang sama sekali tidak bisa diduga. Cerita bermula dari kasus tewasnya Ine Wijaya, Caleg terpilih dari PGB. Tewasnya Ine menimbulkan spekulasi yang bermacam-macam, tapi yang terkuat adalah dugaan adanya sabotase politik di belakangnya.

Sedikit terlepas dari kasus tewasnya Ine tersebut, Catur Turangga selaku Waka BIN, mengangkat Putra Bimasakti sebagai asisten barunya. Catur sendiri digambarkan sebagai sosok yang keras dan ambisius, sedangkan Bima adalah seorang pemuda yang cerdas. Hal tersebut dibuktikan dengan “title-nya” sebagai lulusan terbaik STSN.

[Book Review] Kahve


Shamrock dan Raven

Sumber: goodreads

Judul : Kahve
Penulis : Yuu Sasih
Penerbit : de Teens
Tahun Terbit : Mei, 2015
Jumlah Halaman : 240 halaman
ISBN : 978-602-255-894-1

“Kamu sudah tahu... tapi menolak untuk tahu. Beberapa kamu memang tidak tahu, tapi kamu memutuskan untuk tidak mencari tahu.... Tidak semua hal harus muncul di depanmu sebagai jawaban utuh, Kencana. Kadang kamu harus mencari.” – halaman 135-136.

Seperti apa yang ada pada kutipan kalimat di atas, begitulah kira-kira inti dari novel ini. Tentang sebuah “misi” pencarian yang dilakukan oleh Kencana. Sayangnya, pencarian itu sama sekali tidak mudah. Pertama, karena dia sendiri justru menolak untuk mengetahui apa yang sebenernya terjadi. Kedua, petunjuk-petunjuk yang ia dapatkan pun terkesan sangat buram dan acak.

Semua berawal dari kepergiannya ke ibu kota untuk kuliah sekaligus mencari jawaban atas alasan Saras, kakaknya, bunuh diri. Sebelumnya, dia menemukan gambar shamrock (semanggi berhelai tiga) di buku harian kakaknya yang bertanggalkan empat bulan sebelum hari kematiannya, yang juga menjadi entri terakhir di sana. Isi dari halaman yang dipenuhi gambar semanggi itu menyatakan bahwa kakaknya baru saja mendapatkan hasil ramalan yang bagus dari Black Dream, sebuah kedai kopi di dekat kampusnya.

June 6, 2015

[Book Review] Marriage Most Scandalous


Gairah, Intrik, dan Skandal
Sumber: goodreads

Judul : Marriage Most Scandalous
Penulis : Johanna Lindsey
Penerjemah : Isma Badrawati
Penerbit : Gagasmedia
Tahun Terbit : 2009
Jumlah Halaman : vi + 452 halaman
ISBN : 979-780-312-0

“Kau bahkan tak keberatan juliette menguasai Edgewood? Aneh sekali, ya, mengingat dialah yang membuatmu harus berduel, lalu membuatmu berkemas-kemas dan pergi dari rumah ayahmu sendiri.” – halaman 69.



Ya, semuanya berawal dari kejadian di mana Sebastian Townshend, putra sulung dari generasi kedelapan Earl of Edgewood, yang berduel dengan Giles, sahabat karibnya sendiri. Penyebab dari perduelan mereka sendiri adalah karena Giles sangat murka kepadanya sebab Sebastian bercinta dengan istrinya. Singkat cerita, dari perduelan nahas tersebut Sebastian dibuang oleh ayahnya sendiri. Dari situlah kemudian ia bersumpah kepada dirinya untuk tidak akan pernah lagi menginjakkan kakinya di tanah Inggris.
Bertahun-tahun terhitung semenjak ia meninggalkan rumahnya, Sebastian justru menjadi terkenal dengan nama the Raven. The Raven merupakan perwujudan dari jati dirinya yang baru. Jati diri yang mana terbentuk tanpa ia kehendaki.

June 5, 2015

[Book Review] Between Shades of Gray


Lina Krasivaya
Sumber: Togamas

Judul : Between Shades of Gray
Penulis : Ruta Sepetys
Penerjemah : Ingrid Nimpoeno
Penerbit : Noura Books
Cetakan ke- : I, Desember 2014
Jumlah Halaman : 386 halaman
ISBN : 978-602-1306-45-1

“Usiaku enam belas tahun, aku yatim piatu di Siberia.... Aku ingin hidup. Aku ingin melihat adikku tumbuh besar. Aku ingin melihat Lithuania kembali. Aku ingin melihat joana. Aku ingin mencium aroma bunga lily of the valley dalam angin sepoi-sepoi di bawah jendela rumahku. Aku ingin melukis di ladang-ladang. Aku ingin melihat Andrius bersama gambar-gambarku. Pada akhirnya hanya ada dua kemungkinan di Siberia. Sukses berarti bertahan hidup. Gagal berarti kematian. Aku ingin kehidupan. Aku ingin bertahan hidup.”
 – halaman 356-357.

Sebagai pembuka, saya menggunakan pernyataan dari redaksi The Washington Post yang mana menyatakan bahwa beberapa novel ditulis dengan indah, beberapa lainnya menyajikan kisah penting untuk dibaca; dan novel ini memiliki keduanya. Ya, novel ini mengingatkan saya kepada kisah Amba. Tak hanya indah, isi di dalamnya juga sangat penting untuk dibaca.
Memikat. Mungkin itu padanan kata –yang menurut saya, tepat.Rasanya saya sama sekali tak ingin melepaskan novel ini sebelum selesai membacanya. Akan tetapi, saya terpaksa harus berhenti beberapa kali saat membacanya. Bukan karena mata saya lelah. Melainkan karena ujian –take home, tengah semester saya menanti untuk dikerjakan.

June 4, 2015

[Book Review] Pride and Prejudice


Antara Harga Diri dan Prasangka
Sumber: goodreads

Judul : Pride And Prejudice
Penulis : Jane Austen
Penerjemah : Berliani Mantili Nugrahani
Penerbit : Qanita
Cetakan ke- : I, Desember 2014 (Edisi Kedua)
Jumlah Halaman : 588 halaman
ISBN : 978-602-7870-84-0

“Faktanya adalah kau sudah lelah menerima kesopanan, kehormatan, dan perhatian yang berlebihan. Kau sudah muak dengan para wanita yang berbicara, memandang, dan berusaha keraas untuk mencari persetujuan darimu. Lalu aku datang, dan kau langsung tertarik karena aku sangat berbeda dari mereka.”
 – halaman 572.
Membaca salah satu kisah klasik yang populer sepanjang masa ini rasanya tak ada habisnya untuk dibahas. Ada magnet yang membuat kita ingin terus dan terus membacanya dan tak berhenti sebelum kita menandaskannya. Dan itu terjadi pada saya. Lebih dari itu, kini rasanya saya semakin ingin untuk membiasakan diri membaca membaca kisah-kisah klasik.
Saya pikir, tak perlulah saya menceritakan secuil kisah yang ada di dalamnya. Saya yakin pasti banyak di antara kalian yang telah membacanya lebih dulu daripada saya. Namun, intinya adalah roman ini berkisah tentang kaum menengah ke atas pada abad ke-19 yang digambarkan melalui kehidupan yang dijalani keluarga Elisabeth. Yang saya kagumi dari roman ini adalah penokohannya. Jane memberikan nyawa yang sama-sama kuat pada setiap tokoh yang ada.

June 3, 2015

[Book Review] Terminal Hujan


Komunitas Pendidikan untuk Anak Marjinal
Sumber: goodreads

Judul : Terminal Hujan
Penulis : -hQZou-
Penerbit : de Teens
Tahun terbit : Februari 2015
Jumlah halaman : 232 halaman
ISBN : 978-602-255-810-1

“Ketiga, karena hujan takkan sanggup menghentikan kita.”
 – halaman 61.
Demi sang bapak agar dapat berobat ke rumah sakit, Farah –seorang bocah perempuan yang duduk di bangku sekolah dasar kelas 2, diam-diam mengamen tanpa sepengetahuan bapak ibunya. Bersama Tisa –sahabatnya yang mana merupakan pengamen, seusai sekolah ia langsung menuju Tugu Kujang untuk melakukan “ritual” tersebut. Dan ketika hari menjelang sore, ia baru kembali ke rumah. Dengan sang ibu ia mengaku bahwa ia selalu pulang di sore hari sebab di sekolah ada pelajaran tambahan untuknya. Dan memang pada kenyataannya begitu, melihat nilai Farah yang sangat kurang memuaskan, sang guru pun memutuskan untuk memberikan pelajaran tambahan kepada Farah. Namun, Farah tak pernah datang dan justru memutuskan untuk mengamen.

June 2, 2015

[Book Review] Anna Karenina

Sumber: goodreads

Judul : Anna Karenina
Penulis : Leo Tolstoy
Dikisahkan Oleh : Svetlana Belova
Penerbit : Gradien Mediatama
Tahun Terbit : 2013
Jumlah halaman : 239 halaman
ISBN : 978-602-208-102-9
“Ia mencintai Vronsky, tetapi tidak mampu menghormatinya. Ia tidak mencintai Alexei, tapi kini menghormatinya dengan segenap jiwa raga. Mengapa hidup tidak dapat sesederhana waktu anak-anak?” – halaman 207.

Buku yang saya baca kali ini memang “hanya” mengisahkan kisah Anna Karenina secara singkat.
Lihat saja tebal halamannya yang mana berjumlah 239 halaman. Padahal kalau kalian ingin tahu, dalam bahasa inggris tebal novel klasik ini lebih dari 800 halaman, sedangkan dalam bahasa indonesia mencapai lebih dari 1.000 halaman. Ya, setidaknya dari sini saya menilai bahwa tepat juga cara yang digunakan oleh sang penerbit agar tujuannya tercapai –yakni untuk menjangkau pembaca pemula novel “klasik”, dengan cara “meringkas” tanpa menghilangkan esensinya.

June 1, 2015

[Book Review] Insya Allah, Aku Bisa Sekolah


Cerita tentang Pendidikan dan Persahabatan
Sumber: goodreads

Judul : Insya Allah, Aku Bisa Sekolah
Penulis : Dul Abdul Rahman
Penerbit : Diva Press
Cetakan : I, Februari 2015
Jumlah Halaman : 276 halaman
ISBN : 978-602-255-808-8

“Kami adalah dua orang sahabat yang saling menguatkan dalam mengerjar cita-cita.”
 – halaman 108.
Begitulah kira-kira gambaran mengenai kisah persahabatan antara Samadin dan Sapril. Sebelumnya, perlu diketahui pula bahwa Samadin dan Sapril merupakan anak seorang nelayan yang penghasilannya tak seberapa. Namun, semangat mereka untuk bersekolah itulah yang patut untuk diacungi jempol. Samadin sendiri digambarkan sebagai anak yang giat dan tak pantang menyerah. Begitu pula dengan Sapril, hanya saja bedanya terletak bahwa Sapril cenderung lebih keras kepala daripada Samadin.
Cerita pada novel ini sendiri bermula dari keinginan Daeng Marewa –ayah Samadin yang bersifat bijak, baik, penyayang, taat beragama, dan memiliki wawasan yang cukup– untuk menyekolahkan Samadin hingga ke jenjang pendidikan yang setinggi-tingginya. Ia tak mau Samadin bernasib sepertinya, yang notabene hanya menjadi seorang nelayan kecil saja. Ia selalu menasihati sang anak untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

[Book Review] Pasir Pun Enggan Berbisik


Pasir Putih Bersaksi
Sumber: goodreads

Judul : Pasir Pun Enggan Berbisik
Penulis : Ttaufiqurrahman al-Azizy
Penerbit : Diva Press
Cetakan ke- : I, Februari 2015
Jumlah halaman :356 halaman
ISBN : 978-602-255-809-5

Novel yang ditulis dengan sudut pandang orang ketiga ini, memiliki beberapa tokoh utama di dalamnya. Salah satu tokoh tersebut adalah Agus Permana. Agus sendiri digambarkan dengan sosok yang memiliki perilaku yang sangat buruk –di masa lalunya. Mabuk-mabukan dan juga banyak melakukan perbuatan bejat sangat sering ia lakukan.

Sedari kecil ia hidup bersama Ayahnya –bernama Atmojo Prawiro, dan pembantunya –Mbok Mirah. Ibunya telah lama meninggal, yakni pada saat melahirkan Agus. Terjerumusnya Agus ke dalam kehidupan yang kelam tak lepas dari kurangnya perhatian sang ayah kepadanya. Ayahnya hanya sibuk bekerja dan berpikir bahwa dengan uang ia bisa memberikan Agus segalanya.

[Book Review] Oeroeg


Oeroeg, Kawanku

Sumber: goodreads


Judul : Oeroeg
Penulis : Hella S. Haasse
Penerjemah : Indira Ismail
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Oktober, 2009
Tebal Halaman : 144 halaman
ISBN : 978-979-22-4986-6

“... bagaimana aku bisa dengan singkat menjelaskan siapa dan seperti apa Oeroeg? Oeroeg kawanku. Hampir sejak aku dilahirkan, ia satu-satunya mahluk hidup di lingkunganku yang mengalami setiap tahap keberadaanku, setiap ingatan, setiap kesan. Dan tak hanya itu. Oeroeg lebih daripada itu.” – halaman 68.


Seperti yang tertulis pada halaman 133, Oeroeg adalah laporan pencarian jejak masa lalu. Novel ini bercerita tentang bagaimana tokoh Aku mengenang kembali masa remajanya. Masa di mana ia selalu bersama dengan Oeroeg. Oeroeg kawannya.

Namun, saat beranjak dewasa persahabatan mereka justru semakin merenggang. Oeroeg mulai menjaga jarak darinya. Ia pun merasa dijauhi dan diasingkan oleh Oerog. Hingga pada akhirnya, hubungan keduanya tampak benar-benar putus selamanya. Buat saya pribadi, sebetulnya jalan ceritanya cukup menyedihkan. Saya sempat terharu saat membacanya.