January 28, 2016

[Book Review] Heroes

Sumber: Goodreads

Judul : HEROES: Para Pahlawan Pilihan
Penulis : Tim Kick Andy & Arif Koes H.
Penerbit : Bentang Pustaka
Cetakan : pertama, Juli 2011
Tebal : xxii + 206 halaman
ISBN : 978-602-8811-50-7

Di Indonesia sendiri, oleh orang dewasa, dalam hal ini misalnya guru, anak-anak –ya, setidaknya saya pribadi– “dibisiki” bahwa pahlawan adalah orang yang rela mengorbankan nyawanya untuk merebut dan membebaskan Indonesia dari para penjajah. Kemudian, sosoknya digambarkan seperti Pangeran Diponegoro, Jendral Soedirman, Ki Hajar Dewantara, dan kawan-kawan mereka yang lain.

Semakin dewasa, semakin saya sadar bahwa gambaran pahlawan yang demikian agaknya terlalu muluk. Terlalu tinggi, hingga kita lupa akan orang-orang di lingkungan kita yang juga rela berkorban. Ibu, misalnya, bukankah beliau juga berkorban, dalam hal ini melahirkan kita ke dunia? Dalam level yang lebih luas, relawan medis yang ditempatkan di daerah penuh huru-hara, misalnya. Bukankah mereka juga pantas untuk disebut pahlawan?

Nah, buku ini, disadari atau tidak, secara tidak langsung mengajak kita untuk memikirkan ulang mengenai apa definisi dari pahlawan itu sendiri. Bagaimana wujud seorang pahlawan ini? Dan yang paling penting, mengapa seseorang dapat disebut sebagai pahlawan?

Heroes berisi mengenai kisah inspiratif dari enam orang yang berani melawan nasib serta rela berkorban demi kepentingan orang lain tanpa pamrih. Yang menarik, tidak semua tokoh yang ada di dalamnya memiliki kondisi ekonomi di atas rata-rata. Tak semua tokoh di dalamnya juga, memiliki fisik yang sempurna. Namun, sekali lagi, apa yang telah mereka lakukan, mungkin, sebagian justru lebih mulia timbang manusia dengan fisik sempurna serta tingkat kemakmuran ekonomi berlebih.

Buat saya pribadi, buku ini tak hanya sebatas bacaan yang ringan, namun juga memotivasi. Secara keseluruhan, pesan yang coba dikemukakan oleh tim penulis adalah jangan mudah menyerah. Kasarnya, “Mereka saja bisa, mengapa kamu tidak?” Tak perlu berbuat terlalu muluk, cukup memulai hal-hal yang kecil saja namun memberikan manfaat dan tidak merugikan.

Lepas dari itu, secara teknis saya tidak mau banyak komentar. Sejauh ini –jika mata saya tidak luput– saya tidak menemukan kesalahan penulisan. Kemudian, untuk kover terbilang sangat sederhana. Plain. Tidak ada gambar. Tapi, syukurnya pemilihan jenis huruf dan warnanya, menurut saya, tepat. Tipe huruf “berkaki” merepresentasikan sesuatu yang “intelek” dan lagi tegas. Namanya juga pahlawan, wajar kan kalau harus digambarkan sebagai sosok yang tegas? Setidaknya dalam hal mengambil keputusan, sekecil apapun. Kemudian, soal warna tadi, merah merepresentasikan semangat –salah satunya. Nah, buku ini sebetulnya juga berusaha untuk menyebarkan semangat para tokoh di dalamnya itu tadi. Oleh karenanya, seperti yang saya bilang sebelumnya, buku ini memotivasi.


Jadi, sudah baca buku yang memotivasi hari ini?

No comments:

Post a Comment