May 10, 2015

[Book Review] Dunia tanpa Hak Cipta


Menilik ‘Dunia Tanpa Hak Cipta’
Sumber: goodreads

Judul : Dunia Tanpa Hak Cipta
Penulis : Joost Smiers & Marieke van Schijndel
Penerjemah : Hastini Sabarita
Penerbit : INSISTPress
Cetakan : I, Oktober 2012
Tebal : xx+167 halaman
ISBN : 978-602-8384-56-8

Bagaimana sejatinya kedudukan sebuah hak cipta apabila, sebuah hak cipta yang sebenarnya merupakan hak eksklusif yang diberikan kepada seorang author terhadap sebuah karya yang telah diciptakannya, sering kali justru tidak dimiliki oleh seorang author itu sendiri. Hak cipta tersebut acap kali justru diberikan kepada perusahaan-perusahaan besar yang memegang kendali atas penerbitan dari karya seorang pencipta (author) tersebut. Proses produksi, distribusi dan pemasaranlah yang membuat perusahaan-perusahaan tersebut seolah-olah justru yang memegang kekuasaan paling mutlak dalam menentukan apakah sebuah produk atau karya yang mereka terbitkan tersebut dapat kita nikmati dengan cara dilihat, didengar, atau dibaca. Bahkan mirisnya, mereka pulalah yang menentukan dalam tampilan seperti apa kita dapat menikmati sebuah karya yang mereka terbitkan tersebut, apakah dalam bentuk cetak seperti buku, kaset seperti CD musik, dan lain-lain.
Melalui buku ini, Smiers dan Schijndel mencoba untuk membuka sudut pandang - sudut pandang yang baru bagi para pembaca mengenai permasalahan-permasalah yang terkait dengan hak cipta. Di dalam buku yang didalamnya terbagi dalam lima bab ini, Smiers dan Schijndel banyak memaparkan argumen-argumen yang sebetulnya terkesan cenderung menentang adanya hak cipta itu sendiri (bab I). Mereka menganggap bahwa hak cipta dan privatisasi tidak sepenuhnya dibutuhkan. Mereka juga berpendapat bahwa hak cipta sebetulnya bertentangan dengan prinsip demokrasi. Selain itu, Smiers dan Schijndel juga banyak mengkritisi mengenai permasalahan konglomerasi dalam sebuah hak cipta. Mereka pun juga mengungkapkan beberapa analisis pendekatan yang akan mengubah hak cipta (bab 2).

Hastini Sabarita, selaku penerjemah dari buku ini, dapat menerjemahkan buku ini dengan cukup baik. Melalui bahasa yang terkesan jauh dari ‘berat’, ia membuat isi dari buku ini dapat dipahami dengan mudah, sehingga isi dan pesan yang terdapat dalam buku ini dapat diserap dengan baik oleh para pembaca. Argumen-argumen yang terdapat di dalamnya pun jelas dapat membuat para pembaca memiliki sudut pandang yang baru untuk memahami mengenai hal-hal yang berkaitan erat dengan hak cipta itu sendiri.
Hal yang unik pada buku ini, sesuai dengan judulnya pula, bahwa hak cipta pada buku ini tidak dibatasi atau dalam kata lain buku ini terbit tanpa adanya perlindungan hak cipta. Bahkan, versi bahasa inggris dari buku ini dapat diunduh secara cuma-cuma di internet.

No comments:

Post a Comment