September 18, 2016

Ada Aku, Teman Baikmu

Sumber: tumblr

“Adakah seseorang yang melarangmu menangis?”

“...”

“Lalu, mengapa tidak kau menangis saja?”

“...”

“Mengapa kau hanya diam saja? Mengapa kau harus menyimpan semuanya rapat-rapat, sendirian? Kau tahu? Kau terlalu keras terhadap dirimu sendiri! Kau merasa kuat, padahal tidak sama sekali. Kamu itu sok kuat!”

“...”

“Hei, kamu punya teman! Kamu punya aku, dan akan selalu punya aku, yang akan selalu menyediakan diri untukmu. Bahu dan pundak yang sanggup menopangmu tubuhmu. Tangan yang akan merangkulmu. Telinga yang akan mendengarkan segala keluh kesahmu. Mulut yang tak akan menghakimimu. Menangislah jika kau merasa akan lebih baik setelahnya. Berteriaklah jika kau merasa itu dapat melepas semua bebanmu. Lakukanlah apapun yang ingin kau lakukan. Setidaknya, sekali ini saja, kumohon, bebaskanlah dirimu. Jangan kau belenggukan dirimu sendiri.”

“...”

“Satu hal yang harus selalu kau tahu dan ingat, kau tak sendiri, kau punya aku. Teman baikmu.”

No comments:

Post a Comment