June 18, 2015

Hening

Sumber: hasnashabrinisa.blogspot.com


Di senja yang belum pernah ada sebelumnya.
Selembar kertas putih turun dari nirwana.

Dengan sisa-sisa akan keresahan jiwa
aku bertutur cerita...
Tentang raga,
tentang jiwa,
lalu tentang rasa,
dan kemudian tentang luka.

Sayup-sayup sang bayu bertiup mesra,
seakan meminta izin padaku,
untuk menemaniku dalam menyambut senja.

Heningnya suasana...
Mampu untuk membuatku terpaku,
duduk di atas peraduan menanti seseorang,
seseorang yang tak mungkin untuk kugapai,
seseorang yang tak mungkin untuk kuenyahkan dari pikiran ini.

Aku terbuai...
Terseret oleh hening yang pelan-pelan menenggelamkan.
Tapi, ramai yang begitu bergemuruh tiba-tiba
menarikku kembali ke dunia fana.

Aku berlari...
Lari...
Lari...
Dan terus berlari...
Hingga tak kurasakan lagi rasa sakit yang membuncah di kesendirian ini.

No comments:

Post a Comment